MENJADI HEBAT TAK HARUS JADI PEJABAT 4



Assalamu’alaikum...
Dari Kota Karang, Kupang Nusa Tenggara Timur, saya sapa semua sahabat blogger saya di seluruh dunia, hari ini saya kenalkan sahabat saya dengan seorang guru cantik dari Surabaya, Ibu Endah win Irawan nama beliau. Ibu Endah adalah salah satu pemenang menulis blog pada kegiatan kuliah online blogger yang di selenggarakan oleh Pengurus Besar PGRI Pusat. Tulisan beliau di muat dalam blog pribadinya beralamatkan :


Dan dibagikan di facebook ibu guru cantik guru Inspirasi NTT Bunda Lilis Sutikno Pada.
Hari Sabtu, Tanggal : 14 Maret 2020, Pukul 07.26 WIB



Prolog FB :

“Mengintip catatan Ibu guru Cantik Lilis Sutikno dr NTT
Catatan yg luar biasa menginspirasi. Tekun dan tidak mudah menyerah sehingga buku yg di hasilkan bisa mjd best seller
Simak pembelajaran dari sharing ibunda Cantik

Isi Blog : 
BELAJAR MENULIS  Bagian ke 9

Belajar Menulis Gelombang 4
Hari Tanggal    : JUMAT, 13  Maret 2020
Waktu              : Pukul 19.00 s.d. 21. 00 WIB


CATATAN  IBU GURU CANTIK DARI NTT YANG MENGISPIRASI

Narasumber : ibu Lilis Ika H. Sutikno Dari Kota Kupang NTT
Tema :menjadi guru tangguh di daerah 3T

Menjadi seorang ibu tentu saja yang saya bayangkan adalah seabreg aktivitas di dalam keluarga yang menguras energi dan waktu, di tambah lagi jika ada seorang ibu yang memiiki profesi guru, Tak hanya anak dan keluarga yang perlu diperhatikan tapi anak-anak didik yang di sekolah juga menuntut perhatian

Menjadi penulis tentu saja aktivitas yang tidak mudah dikerjakan oleh seorang ibu apalagi orang tersebut memiliki seabreg kegiatan.
Tapi kali ini saya dikejutkan dengan sharing dari narasumber yang berasal dari daerah NTT.  Yang terbayang di benak saya adalah daerah yang jauh dari keramaian seperti Surabaya di mana tempat saya tinggal. 
Ibu Lilis namanya, beliau bercerita kalau suka sekali menulis di akun FB nya dan sangat rajin ber media sosial melalui FB tersebut.  Semua kegiatan beliau tulis.  Dan dari Tulisan tersebut ternyata bisa membawa Ibu Lilis menjadi seorang penulis buku. 

Beliau menulis buku karena merupakan anggota dari AGUPENA NTT (Asosiasi Guru Penulis Indonesia) yang dimana beliau merupakan salah satu pengurusnya sudah 2 periode.

Pada MUSWIL PERTAMA yang diikuti  beliau merasa malu karena "Sebagai seorang pengurus organisasi guru penulis, ternyata tak satupun dari para pengurus  yang menulis buku sendiri. Ada yang menulis buku, tetapi keroyokan. Itupun di fasilitasi oleh AGUPENA PUSAT. Karena menutup rasa malu itulah beliau memenuhi kebutuhan untuk Muswil. Saya menulis buku !!!"

MENULIS DENGAN CARA MUDAH

Dengan cara sederhana, beliau menulis tentang keseharian beliau. Beliau  menulis setiap perjalanan dinasnya dan dilengkapi dengan foto-foto yang biasa beliau abadikan di FB. Bahan tulisannya murni dari FB yang pada akhirnya dari tulisan tersebut dibukukan.

Beliau juga membagi pengalaman cara membagi waktu dengan seabrek kegiatan rumah tangga dengan kegiatan kemasyarakat dan rasa kesal terhadap lingkungan sekitar di dalam FBnya. Beliau bilang " Menulis tidak selalu fokus, duduk, diam, dan mengetik. Menulis bisa di mana saja. Momen penting yang beliau tukis di FB dan yang paling banyak likenya itu yang beliau pilih dan dibukukan

BUKU ! : SEGELAS BERSAMAMU . . .merupakan tulisan pertama bu Lilis yang berkisah tentang perjalanan beliau saat mengambil surat tugas ke kantor dinas PK Kab. Kupang Di  Oelamasi sebagai Guru Inti di Kabupaten Kupang melaksanakan tugas mulia menjadi ujung tombak Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis zona.

Kisah berikutnya  adalah perjalanan dinas dinas beliau di Kab. Manggarai Timur sebagai Intrukstur
Kurikulum 2013 Mata Pelajaran PPKn Jenjang SMP.

Beliau hanya memiliki hobi menulis saja..
Tulis...
Tulis.....
Tulis.......
Muat di FB, tambah foto, tambah video...
Dibumbui royco... dan masako...
Di ramu di racik, di sedapin pakai di oven juga...
Cari orang ahli dalam organisasi....
Untuk jadi editor buku saya...
Pokoknya modal berani saja... PD saja
Cari modal hutang koperasi 32 Jt (Untuk cetak buku).

Buku BU lilis habis terjual & sat ini cetak ulang dengan cover Best Seller dan sudah untung 20jt. Dengan Modal Kepercayaan diri.  Wow keren sekali...
Beliau juga punya prinsip " berbagi dengan siapa saja yang ia suka!.
Nilai lebih dari kita mencetak buku berbayar, kita bisa banyak sedekah
Dengan sedekah buku... kita sedekah ilmu... dengan sedekah ilmu... kita sama dengan guru besar yang maha besar.

Untuk menjadi sukses, banyak halangan dan rintangan menghadang. Tetap Maju dan tidak menyerah.


Catatan kecil buat Bu Endah :
Terima kasih Bu Endah, suatu saat nanti saya pulang kampung, pasti akan saya cari Ibu di Surabaya. Surabaya adalah kota kenangan yang tak terlupakan bagi saya... "Kota sejuta kenangan bagi saya".

Koreksi :
“Segelas Bersamamu”, adalah tulisan pertama untuk kisah buku kedua yang dalam perencanaan.

“Segelas Bersamamu”, adalah kisah Inspirasi juga sekaligus kenangan yang sangat membekas di hati penulis. 

“Segelas Bersamamu...” Berkisah tentang cinta, pengabdian, dan kenangan yang begitu indah pada seseorang yaang sangat berarti alam hidup penulis.

Mohon doanya segera terwujud, aamiin...



Komentar

  1. Ya ampun senengnya....bacanya tuhhh senenggg bangetttt
    Trimakasih bunda....sukses trs ya bunda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, teruslah menginspirasi dunia, dan selalu bangga menjadi guru. Sebab menjadi hebat tak harus menjadi pejabat !. Sukses untuk Ibu juga, Tuhan memberkati Ibu dan keluarga dalam segala keadaan. Aamiin...

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENULIS BUKU SEMUDAH MEMBUAT CEPLOK TELUR

SUAMI DAN KERIDHOANNYA (K.H. Maimun Zubair)

NGE-BLOG itu KEREN