NGE-BLOG itu KEREN

 

NGE-BLOG itu KEREN

 

Judul diatas adalah judul buku saya yang kedua, dengan cover buku GURU adalah INSPIRASI Serial NGE-BLOG itu KEREN. Yang diterbitkan oleh penerbit asal kota Jawa Tengah, sengaja saya ambil judul cover buku seperti judul diatas. Karena tulisan dalam buku tersebut adalah semua hasil tulisan saya di blog saya www.guruinspirasintt.com, blog yang dibuatkan langsung oleh Om Jay (Bapak Wijaya Kusumah) blogger ternama Indonesia, ketika berkunjung ke kota Kupang Nusa Tenggara Timur.

 
Menjumpai Om Jay di Hotel Pelangi Kota Kupang NTT, dan 
Om Jay menolog saya membuatkan blog pribadi, terima kasih Om Jay

Perkenalan saya dengan blog, ketika berselancar di dunia maya lewat akun Facebook saya Lilis Sutikno (Mbak Pipin), saya memiliki akun Facebook dua. Dengan memiliki 2 akun Facebook, maka bertambah pula penggemar saya, cie... cie... penggemar ni yee. Ha ha ha . . .

Itulah yang terjadi pada diri saya, setelah saya menulis buku pertama saya, GURU adalah INSPIRASI serial PELITA KAMPUNG BETA Jejak Juang Guru Desa di NTT. Pengemar saya meningkat tajam. Buku saya juga laris manis bak kacang goreng. Buku yang sederhana, bercerita tentang keseharian saya sebagai guru desa dan menjalankan tugas tambahan sebagai instruktur Provinsi di Nusa Tenggara Timur.

Dalam buku tersebut saya bercerita tentang tugas dan tantangan menjadi guru di daerah yang minim fasilitas, dengan segala cara saya melaksanakan tugas dengan suka cita dan bergembira ria. Meskipun honor yang diterima hanya lima puluh ribu saja sehari, saya benar-benar senang menjalankan tugas pendampingan kurikulum 2013 pada masa itu. Dari perjalanan dinas di Kabupaten Kupang, yang saya upload di Facebook, dibaca oleh kepala LPMP NTT, Bapak Minhajul Ngabidin. Saat ini beliau sudah menjadi kepala LPMP Yogyakarta.

Jreng... jreeng... jreeeng... dari sanalah saya diundang ke LPMP NTT, untuk ikut seleksi tes instruktur kurikulum 2013 tingkat Provinsi NTT dan lolos. Alhamdulillah..., satu langkah saya lalui dengan suka cita dan bergembira ria. Pada langkah kedua sebagai instruktur Mata Pelajaran PPKn Jenjang SMP pada Provinsi NTT saya sambut dengan rasa syukur yang luar biasa. Bagaimana tidak bersyukur?...

Dalam Al-Qur’an Surat Ar Rahman disebutkan “Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?...”. Surat ini menggingatkan saya pada nikmat Tuhan yang telah saya nikmati ketika saya menjadi instruktur di kabupaten Kupang dengan medan yang luar biasa dahsyatnya. Bisa jatuh bangun naik sepeda motor keliling kabupaten, dari klaster ke klaster untuk membagi sedikit ilmu tentang perubahan kurikulum 2013 kepada guru PPKn SMP di Kabupaten Kupang NTT.

Kisah nyata yang saya tuangkan dalam Facebook dan disajikan foto yang apa adanya, tanpa make up juga sering tanpa lipstik, he he he . . . Pokoknya percaya diri saja, bahwa saya ibu guru cantik, guru inspirasi dari NTT. Akan tetap cantik dimanapun saya berada, meski di tengah hutan sekalipun, ha ha ha . . .

Bagaiman tidak cantik?, medan yang saya lalui adalah hutan belantara, dan sungai kering yang di musim hujan akan menjadi berlumpur. Dan, Gedebug!!!, itulah bunyi sepeda motor honda supra fit tipe NF 100, yang dirakit tahun 2007 dan diri saya ketika terjatuh dalam perjalanan tugas di kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. 

 

Jalan menuju sekolahku ketika musim hujan dan

jembatan putus, jalan satu-satunya turun lewat sungai.

 

Ketika saya terjatuh, segera bangkit dan mengangkat sepeda motor sendirian di tengah hutan yang berlumpur. Dari kisah inilah, saya selalu teringat nasehat Bapak yang selalu memberikan memotivasi dan kata-kata indah ketika kecil dulu. Kata Bapak saya, Kaimin Herly Sutikno, BA. Ketua Yayasan Pendidikan Kesuma Surabaya. Saya adalah anak sulungnyaa yang tercantik diseluruh dunia, tak ada gadis cantik kecuali anak Bapak sambil memelukku dibawah ketiaknya. Ha ha ha . . .

Bapakku memang laki-laki hebat didunia ini, hingga saya sangat mengagumi beliau dan merasa tenang jika berada dibawah ketiak Bapakku. Ha ha ha . . . Masa kecil yang indah!. Jika saya menangis, Bapak selalu menjepit saya dibawah ketiaknya. Ketiak dengan bau khas keringat Bapak yang sangat saya rindukan dan saya cintai. Bapak adalah cinta pertama saya.

Berada di bawah ketiak Bapak memberikan keteduhan dan rasa nyaman bagi Lilis kecil ketika ditinggal ibunya pergi mengajar. Ibu adalah cinta kedua saya setelah bapak, Ibuku adalah guru TK yang hebat, dari Ibu pula, Bapak tertarik menjadi guru, yang sebelumnya berprofesi sebagai pelaut dan mendirikan Yayasan Pendidikan Kesuma di kota Surabaya. Dan muridnya sekarang sudah keliling dunia, saya adalah salah satu murid Bapak juga murid ibuku.

Bapakku adalah Kepala Sekolahku, juga Ketua Yayasan Pendidikan KESUMA Surabaya, 
tempat aku menempuh pendidikan Sekolah Dasar.
 

Kenangan indah dari Bapak yang selalu memanggil diriku “Nduuk Cah Ayu”, dalam bahasa Indonesia “Nona anak cantik” membuat saya bertanya kepada beliau. Bapak..., saya bukan tergolong perempuan yang cantik, mengapa Bapak selalu memanggil saya “Nduk Cah Ayu?...” Jawaban Bapak itulah yang menjadi pedoman bagi saya hingga saat ini hidup jauh dari orang tua.

Kata Bapak ketika itu, Orang cantik itu mengukir kesedihan dengan tersenyum, selalu tertawa dalam tangisannya. Serta mampu menyelesaikan masalah dengan bersandar kepada kekuatan doa dan berharap kepada Allah semata. Cantik itu pemberani!!!. Itulah kecantikan yang sesungguhnya!!!. Setiap mengenang Bapak pada kalimat diatas. Saya termotivasi menjadi Perempuan kuat yang sangat mandiri, serta pemberani.

Satu hal yang selalu bapak pesankan kepadaku, jangan pernah tinggalkan sholat!. Pendidikan tentang kewajiban sholat bagi seorang muslimah, bapak tanamkan kepada saya sejak kecil. Mulai dari belajar membaca Al-Qur’an, hingga sholat tepat waktu, masih kuingat bagaimana bapak menanamkan kedisiplinan sholat subuh pada kami putra – putrinya. Bapak akan menyiram kami dengan air apabila adzan subuh berkumandang dan kami belum bangun. Itulah Bapakku!.

Suatu ketika, saya berputus asa dalam menyelesaikan skripsi. Bagi saya skripsi itu tidak susah, yang menjadi susah adalah pada saat bersamaan saya patah hati, diputuskan cinta saya oleh kekasih hati. Duh Gustiii... sakitnya benar-benar bagai teriris belati, “hati saya hancur berkeping-keping”.  Bisa Anda bayangkan bagaimana rasa hati saya pada saat itu?. Sakit yang luar biasa sakit!. Kekasihku menikah bukan dengan diriku!.

Bapak bilang kepadaku, pergilah kepada Allah dengan sujud ditengah malam sambil berdzikir Nabi Yunus. “Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”. Yang memiliki makna “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (Ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim.

Sejak saat itu, jika saya dirundung malang, sedih, gunda gulana, tak nyaman di hati. Pesan Bapakku hanya itu. “Pergilah kepada Allah, bersujud dan berdzikirlah. Seperti Nabi Yunus berdzikir ketika berada didalam perut ikan paus”. Konon kata Bapakku, dzikir itu memiliki keutamaan akan mampu membentengi diri kita dari hal-hal yang tidak baik. Allah yang akan menjaga kita dari gangguan jin, setan, atau manusia yang sirik, iri, serta dengki kepada kita.

Sebagai seorang pelaut, Bapak menasehatkan kepada saya untuk tidak pernah putus asa dalam kehidupan ini. Nasehat beliau sangat kontekstual dengan kesehariannya sebagai Nahkoda Kapal, “Sekali layar terkembang, pantang untuk kembali lagi ke dermaga”. Tanpa disadari pribadi saya yang kuat dan mandiri, serta pemberani tumbuh dari motivasi Bapakku ketika aku kecil dahulu.

Alhamdulillah, pada masa Lockdonw Pandemi Covid-19 saya mampu mengukir kenangan tentang Bapak lewat buku ini. Kisah yang saya tulis di masa Lockdonw Pandemi Covid-19 tahun 2020. Guru mulia karena karya, dan tulisan ini sebagai penanda bahwa saya berkarya dalam masa sulit bagi seluruh umat di muka bumi ini. Semoga Allah meridhoi, aamiin...

 

Profil Penulis


 

Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, SH sewaktu kecil biasa disapa Mbak Pipin anak pertama dari pasangan almarhum Bapak Kaimin Herly Sutikno, BA (Ketua Yayasan Pendidikan dan Kepala Sekolah Dasar “YP. Kesuma” Surabaya), dan Ibu bernama Sukijah (Kepala Taman Kanak Kanak “YP. Kesuma” Surabaya). Memiliki hobi membaca, menulis, traveling, dan berenang. Lahir di Surbaya, 11 Maret 1969. Pendidikan terakhir IKIP PGRI Surabaya dan Universitas Wijaya Putra Surabaya. Berprofesi sebagai guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMPN 2 Nekamese, Desa Besmarak, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Instuktur Provinsi NTT Mata Pelajaran PPKn Jenjang SMP Kurikulum 2013, Narasumber Literasi daerah perbatasan, Narasumber Literasi tingkat Nasional bersama PGRI Pusat (Dalam kelas belajar menulis Blog bersama Om Jay, Blogger Ternama Indonesia). Peraih Juara Kategori kedua tingkat Nasional Lomba guru bersama Telkom dan Intel Prosessor “My Teacher My Hero Award Indonesia Digital Learning Tahun 2015”. Penggiat literasi Nusantara, dan Motivator menulis buku.

Mulai serius menekuni dunia menulis sejak bergabung dengan Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA) Wilayah Nusa Tenggara Timur, sejak berdirinya di NTT pada tanggal 14 Desember 2014 sebagai pendiri dan menjadi pengurus inti.

Penulis artikel pada majalah :

Ø  FORWAS (Majalah Forum Inspektorat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional), Forum Pengawasan Nomor 26/XII/2007, dengan judul “Peran Guru Sebagai Organisator & Administrator.” Pada halaman : 24, 25, dan 26.

Penulis Karya Tulis Ilmiah pada Prosiding :

  1. Karya tulis yang berbentuk makalah ilmiah yang di seminarkan tingkat nasional, di Universitas Negeri Malang pada tanggal : 9 Oktober 2010, dimuat & diterbitkan pada PROSIDING, dengan ISBN : 978-602-97895-0-8, dengan Judul :

“Pendukung dan kendala dalam menyelenggarakan Lesson Study di Kabupaten Flores Timur.” di muat pada Makalah Umum.

  1. Karya tulis berbentuk makalah ilmiah populer yang di seminarkan tingkat nasional, di Universitas Negeri Malang pada tanggal : 12 November 2011, karya tulis ilmiah diterbitkan pada PROSIDING SEMINAR NASIONAL LESSON STUDY IV, dengan ISBN : 978-602-97895-5-3, dengan judul : “Peran Lesson Study dalam meningkatkan profesionalisme pendidik dan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 2 Nekamese, Kabupaten Kupang.” di muat pada Makalah Umum.

Penulisan Karya Tulis Ilmiah pada Jurnal Ilmiah PEN@ GURU Agupena NTT :

  1. Nomor 08 Tahun V, edisi khusus Hari Guru Tahun 2019, dengan judul Best Practise :

“Membangun Budaya Menulis Guru Sasaran PPKn Melalui Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi di Kabupaten Kupang”

  1. Nomor  12 Tahun VI, edisi khusus Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020, dengan judul Best Practise :

“Facebook sebagai kelas bagi peserta didik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Negeri 2 Nekamese Kabupaten Kupang”

  1. Nomor 14 Tahun VI, edisi khusus Hari Kemerdekaan RI Tahun 2020, dengan judul Penelitian Tindakan Kelas (PTK) :

“Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Peraturan Perundang-undangan untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Kelas VIIIC SMP Negeri 2 Nekamese”.

Penulis buku tunggal :

  1. GURU adalah INSPIRASI serial “Pelita Kampung Beta Jejak Juang Guru Desa di NTT” dan menjadi buku Best Seller Nusantara.
  2. Melejitkan Berpikir Tingkat Tinggi PPKn Melalui Discovery Learning.
  3. GURU adalah INSPIRASI serial “Menulis Blog itu Keren”

Penulis buku Antologi :

  1. Kisah Guru Daerah Khusus, Solo Jawa Tengah (September 2020)
  2. Minat Siswa “Ukir Prestasi Tebar Inspirasi”, Solo Jawa Tengah (September 2020)

Editor Buku :

  1.  Antologi Puisi “Cinta Tergerai” Karya Bergita Kapa
  2.  Antologi Puisi “Mimpi dan Cita-citaku” Karya Maria Stefania Tanggela
  3.  Antologi Puisi “Beringin Tua” Karya bersama peserta didik SMP Katholik Tunas Harapan Santo Petrus Lahurus Atambua Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Karya penulis ada di Blog : www.guruinspirasintt.com , Facebook : Lilis Sutikno (Mbak Pipin) ,

Alamat email : ibugurucantik@yahoo.com , lilissutikno69@gmail.com

Dapat dihubungi pada nomor HP/WA  : 082 226 376 157

 

 

 

 

 

Komentar

  1. Mantap..salut buat kiprah Bu Lilis yang luar biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Matur nuwun Bu, njenengan motivator hebat saya buu... Mohon maaf lahir bathin jika saya banyak salah bu.

      Hapus
  2. Subhanalloh Ibu guru Cantik Bunda Lilis yang luarbiasa...salut ,saya belum pernah bertenu darat namun terasa dekat dengan tulisan tulisan bunda Lilis ,terimakasih ilmu ilmu dan motivasi yang telah bunda lilis berikan kepadaku,meski aku masih sebutir debu.Semangat untuk menulis.Bismillah....

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah Kreen bund ..sangat inspiratif..sumber ilmu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENULIS BUKU SEMUDAH MEMBUAT CEPLOK TELUR