KATA SAMBUTAN BUKU IBU LETWINA ETI SUMBA TIMUR

 

APRESIASI

Guru Inspirasi NTT Bunda Lilis Sutikno

ISBN : 978 – 602 - 457 – 750 – 6

 

Sempurna

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan s'lalu memujamu

Disetiap langkahku


Kukan s'lalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semuaa


Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku


Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna, Sempurna...

Kau genggam tanganku


Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua


Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku


Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna, Sempurna...

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu…

 

https://youtu.be/EV19hpZcD5g

By Gita Gutawa

 

Sebait lagu yang selalu saya berikan sebagai hadiah kepada penulis buku pada KELAS WAG MBI bersama ibu guru cantik guru inspirasi NTT ini pantas untuk mereka yang telah melahirkan karya yang spektakuler dan sangat membanggakan hati. Tak ada yang paham mengapa lagu cinta ini saya berikan sebagai hadiah kepada mereka yang telah berkarya dalam menulis BUKU BER-ISBN ini.

Kisah ini berawal dari kisah pribadi saya ketika mengawali menjadi penulis buku dan berjuang untuk mencetak buku tanpa bimbingan dari siapapun juga. Kecuali memohon bimbingan Allah SWT dalam untaian doa dan air mata di sepertiga malam hamba memohon. Dalam khusyuknya doa dan dinginnya udara pagi menusuk tulang, membuat diri hamba harus berkata kepada Allah Rabb-ku yang maha sempurna di muka bumi ini.

Lagu itu pantas saya berikan kepada sahabat literasi se tanah air yang telah bergabung dalam KELAS WAG MBI dan belajar, jatuh, bangun, dalam menulis buku hingga akhirnya melahirkan buku yang ber-ISBN. Tak mudah untuk mewujudkan hal itu, tetapi jika kita memiliki NIAT dalam HATI yang KUAT. Maka… Tak ada yang mustahil  bagi Allah!!!. Sebab segala pergumulan doa kita pasti dikabulkan-Nya.

Sebagai hamba Allah yang lemah, sering saya meneteskan air mata mendapatkan keajaiban ini dari para penulis pemula yang datang lewat WhatsAap atau telepon dengan berkata : “Bunda tolong saya akan menulis buku, mohon dibantu ya Bunda?”. Dulu saya tak pernah merasa percaya diri. Tetapi dengan segala doa dan harapan juga atas ijin Allah saya dapat mengawal lahirnya sebuah buku dengan begitu sempurna.

Sempurna menurut ukuran saya jelas berbeda dengan sempurna menurut ahli Bahasa, juga menurut para Profesor dalam bidang Bahasa dan Perbukuan di Negeri ini. Banyak kritik dan masukan kepada saya tentang QUOTE yang popular dengan passion diri saya bahwa “Menulis itu semudah ceplok telur”. Kata beliau “Tak bisa seperti itu !!!”. Menulis itu ada aturannya, ada kaidah Bahasa dan tanda baca yang harus di taati.

Tetapi saya tetap saya dengan segala inspirasi saya, dengan segala KERAS KEPALA saya (kata kepala dinas saya). He he he . . . Yang terpenting bagi saya adalah menjalankan amanah almarhum bapak saya K.H. Sutikno yang selalu berpesan kepada saya : “Nduuk Cah Ayu, Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Karena derajat kemuliaan seseorang dapat dilihat dari sejauhmana dirinya punya nilai manfaat bagi orang lain nduuk”.

Saya hanya ingin menjalankan perintah orang tua melalui nasehat-nasehatnya dulu ketika beliau masih hidup. Betapa bapak almarhum K.H. Sutikno terkenal disiplin dan keras dalam mendidik anak-anaknya. Al-Fatehah kagem Bapak-Ku tercinta K.H. Sutikno Bin Mbah Martho Siram . . .

Terinspirasi dari nasehat Bapak. Saya tumbuh dengan ide dan gagasan yang kadang saya pikir ini ide gila. Tetapi ketika saya coba, saya jalani, dan saya lakukan dengan bersandar kepada pertolongan Allah Azza wa Jalla semua dapat teratasi dengan sempurna. Bahkan sangat sempurnaaaa... Terima kasih kepada malaikat tak bersayap yang telah Allah kirimkan untuk saya juga untuk kita semua dalam KELAS WAG MBI. Pak Eko Daryono, Pak Sahat Serasi Naibaho, Pak I Nengah Suradya, Pak Rahmadi, yang turut andil banyak sekali dalam menghidupkan dan memberi ruh dalam KELAS WAG MBI hingga menjadi besar seperti hari ini.

Terima kasih…, terima kasih…, terima kasih…. Lewat untaian kata dan kalimat dalam blog www.guruinspirasintt.com pagi ini saya persembahkan karya indah dari peserta diklat online KELAS WAG MBI Gelombang 2 sebuah maha karya Buku Antologi Cerpen dari Ibu Letwina Kabupaten Sumba Timur Nusa Tenggara Timur. Selamat untuk sahabat terkasih Ibu Letwina yang telah memberikan saya hadiah buku dan menuliskan Kata Sambutan dalam buku ini.

 

Terima kasih hadiah bukunya untuk saya Ibu Ledwina Eti Wuryani Budi Astiwi,

Uraian kata sambutan untuk bukunya Ibu Letwina dari saya :

 

Assalammu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh,

Alhamdulillahi Robil’alamin, sholawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW.

 

Saya secara pribadi merasa bangga dan senang memberikan sambutan ini. Membaca buku yang berjudul, “Mengungkap Rahasia” Kumpulan Cerpen Penuh Kenangan dan Sarat Makna ini. Membuat kita refleksi diri sebagai manusia pada tanggung jawabnya masing-masing. Banyak pelajaran berharga pada setiap kisah cerpen ini. Setiap kisahnya mengingatkan kita, bahwa hidup di dunia ini harus selalu sadar bahwa setiap perbuatan itu harus dipertanggung jawabkan.

Sebagai anak kita memiliki tanggung jawab untuk menghormati dan menjaga harkat, martabat, serta derajat orang tua. Sebagai orang tua kita memiliki tanggung jawab yang lebih luas lagi. Bukan hanya tanggung jawab lahiriah saja tetapi bathiniah juga. Anak-anak kita membutuhkan figur orang tua pekerja keras dan perhatian kepada keluarganya. Tetapi lebih dari itu orang tua memiliki peran untuk membimbing, mengajar, dan mendidik putra-putrinya menjadi manusia yang berakhlak mulia.

“Hidup adalah perjuangan. Hidup adalah tantangan dan hidup juga  penderitaan. Kita  harus hadapi dengan lapang.” Sepenggal kalimat motivasi dalam salah satu kisah pada buku ini, telah membangkitkan semangat kita untuk mewujudkan setiap mimpi kita.

Tulisan dalam buku cerpen ini benar-benar menggambarkan kisah hidup anak manusia dengan segala problematikannya, serta dapat diambil hikmahnya bagi pembaca. Proses hidup anak manusia tak ada yang sama, tetapi tujuan hidup kita sama yaitu menuju hari keabadian dan berharap dapat menempati surga-Nya kelak.

Gambaran kisah-kisah dalam buku ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semuanya. Semua kisah dalam buku tergambar dengan baik melalui sentuhan kalimat demi kalimat yang menyentuh kalbu.

Akhirnya, saya Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, S.H selaku pengelola KELAS WAG MBI (Kelas Belajar Menulis Dalam WhatsAap Group dan Pasti Menjadi Buku Ber-ISBN), juga sahabat dan motivator Ibu Letwina Eti Wuryani yang sama-sama dari Jawa Timur menyampaikan selamat kepada penulis buku ini. Teruslah menulis untuk memberikan inspirasi dalam segala hal. Ingatlah senantiasa bahwa “Langkah seribu diawali dari langkah pertama”. Semoga langkah pertama ini memicu semangat untuk terus berliterasi.

Tak ada gading yang tak retak. Penulis buku ini telah berusaha sekuat tenaga memberikan berbagai sentuhan rasa, namun semua tidak ada yang sempurna. Karya yang baik membutuhkan proses dan semoga dengan proses itu penulis bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi dan sempurna.

Dengan terbitnya buku ini, saya berharap dapat mengobati rasa dahaga di tengah padang kerinduan yang bernama literasi. Bacalah buku ini dan nikmati yang terkandung di dalamnya, temukan makna hidup yang sesungguhnya ambil tauladan dalam kisahnya dan semoga bermanfaat.

 

Wassalammu’alaikum wr wb

 

 

 

Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, S.H

Guru SMP Negeri 2 Nekamese, Instruktur Provinsi NTT, Narasumber Literasi daerah Perbatasan, Motivator, Penulis Buku Best Seller GURU adalah INSPIRASI, dan Editor Buku.

Kupang - NTT

 

 

 

 

Komentar

  1. Balasan
    1. Om Jay...trimakasih banyak utk motivasinya'..tulislah setiap hari dan buktikan apa yg akan terjadi.
      Ingat dan buktikan

      Hapus
    2. Terima kasih Om Jay motivasinya. Sukses dan sehat terus Om Jay.

      Hapus
  2. Adu ....sy kaget sekali'..Ya siapa yg posting ini' sy trimakasih untuk komentnya' sy baru buka' ini Om Jay ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat pagi Ibu Letwina, terus semangat yaa

      Hapus
    2. Ibu, trimakasih banyak untuk Apresiasinya ya..terus menulis trus semangat, slm Literasi

      Hapus
  3. Luar biasa, mereka adalah Ibu-ibu yang menjadi magnet bagi kami yang baru mulai belajar,buah penanya Bunda Lilis dan Bunda Letwina bisa dijadikan contoh baik.

    BalasHapus
  4. trimakasih ibu, sudah meninggalkan jejak utk kami penulis pemula...trims byk motivasinya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENULIS BUKU SEMUDAH MEMBUAT CEPLOK TELUR

NGE-BLOG itu KEREN

HIKMAH DARI PLN PADAM