HADIAH ULANG TAHUNKU Bagian 1

 

HADIAH ULANG TAHUN KE 53 TAHUN

Dos HP baru saya Samsung Galaxy S21 Ultra 

Dengan harga 2 Jutaan saja

 

Selasa, 8 Maret 2022, 19.31 WITA

 

            Malam ini usai adzan maghrib berkumandang, petugas JNE mengantar paket dari PT. Samsung Indonesia, perusahaan dari Negara Korea yang produknya tak asing bagiku juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Saya sendiri mengenal Samsung sudah sangat lama, sejak saya memiliki notebook merk Samsung. Sampai hari ini meskipun baterainya tak ada, notebook itu masih bagus.

Kurang lebih enam tahun yang lalu saya kembali akrab dengan Samsung J7. Hand Phone Samsung Galaxy J7 (2015) telah resmi hadir di Indonesia, dimana smartphone ini merupakan salah satu produk unggulan Samsung yang fokus menyasar segmen low-entry. Pertama kali diluncurkan pada Juni 2015 lalu, dimana produsen ponsel asal Korea Selatan ini memperkenalkan dua seri sekaligus yaitu Galaxy J7 (2015) dan Galaxy J5 (2015).

Harga Samsung Galaxy J7 2015 dibandrol dengan badget yang cukup terjangkau. Meski ditujukan untuk konsumen kelas menengah, namun Samsung tetap membekali ponsel Galaxy J7 2015 ini dengan spesifikasi yang mumpuni. Mengandalkan bekalan kamera yang berkualitas, serta dukungan posesor octa core Cortex-A53.

Selama ini Samsung J7 saya tak pernah rewel, saya masih ingat HP itu beli di kota Solo Jawa Tengah, yang membelikan seorang dokter yang cantik jelita. Saya memanggilnya Dr. Diah. Siapakah Dr. Diah itu? Beliau adalah saudaranya Ibu Sri dari Nusa Tenggara Barat teman saya ketika mengikuti isntruktur nasional Kurikulum 2013 ketika saya diklat di LP2S kota Solo Jawa Tengah, sekarang bernama LPPKSPS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah).

Ketika saya diklat, saya dan teman-teman dari NTT diajak menginap di rumah Dr. Diah yang keponakannya Ibu Sri. Akhirnya saya akrab, dan saling kontak, ketika lebaran Ibu Sri pulang mudik ke Solo. Saya mudik ke Surabaya, karena pernah di tolong ketika diklat. Saya silaturahmi ke Solo untuk jumpa dengan Ibu Sri dari NTB. Ketika itu saya belum punya HP Android, Ibu Sri yang paksa saya untuk membeli HP Android. Saya katakan saya tak punya uang, tetapi Teteh saya dari Sukabumi sudah transfer uang untuk saya harus beli HP Android mumpung ada di Jawa.

Perempuan cantik jelita yang saya sapa Teteh itupun bukan kakak kandung saya, beliau adalah istri seorang perwira tinggi TNI AD yang bertugas di Nusa Tenggara Timur. Selama bertugas di NTT banyak kegiatan sosial yang saya kerjakan bersama ibu-ibu majelis ta’lim kota Kupang, dan kabupaten Kupang. Meskipun saya bukan istri tantara, tetapi kegiatan sosialita para ibu-ibu perwira TNI AD saya ikuti. Itu semua berkat Teteh yang memperkenalkan saya kepada ibu-ibu perwira TNI AD yang lainnya. Bahwa saya adalah adik ipar beliau, suami teteh asli Surabaya. Padahal saya juga tak ada hubungan saudara dengan suami beliau.

Dari Teteh saya mendapatkan banyak kawan, dengan banyak kawan saya mendapatkan banyak rejeki yang berlimpah. Teman-teman Teteh para istri perwira TNI AD, banyak yang minta tolong saya memberikan les privat khusus mata pelajaran PPKn. Kebanyakan tentara meminta anak-anaknya les privat pelajaran PPKn, yang di dalamnya ada materi tentang NKRI juga bela negara dan hak serta kewajiban warga negara.

Saya masih ingat betul ketika itu, banyak teman-teman Teteh menelpon saya untuk membimbing putra putrinya belajar PPKn. Saya mengajar mereka langsung pada kisi-kisi yang telah saya buat pada murid saya di SMP Negeri 2 Nekamese. Dari kisi-kisi soal tersebut saya jabarkan ke materi pokok dan asal-usul materinya. Dengan demikian anak-anak tantara paham betul materi dan jebakan-jebakan jawabannya. Nilai mereka tinggi-tinggi, bahkan ada yang mendapatkan nilai 100. Sempurnaaa….

Saya masih ingat betul, putra tunggal Teteh jika saya jelaskan tak suka di ulang-ulang. Sementara saya jika mengajar di desa selalu mengulang materi hingga dua sampai tiga kali, baru peserta didik saya paham. Beda dengan anak-anak les privat saya yang bapaknya tantara, sekali saya menjelaskan mereka suka ingat dan dapat menjabarkan lebih luas dari gurunya. Ha ha ha…

Saya mengakui kecerdasan mereka luar biasa, kadang jika saya ajak diskusi mereka jauh melampaui wawasan saya jika tentang politik yang ada. Padahal mereka masih SMP sama dengan murid saya di desa usianya. Mungkin juga bapak mereka sudah ajarkan kepada anak-anak nya, jadilah mereka anak yang luar biasa kecerdasannya.

Persahabatan saya dengan Teteh bermetamorfosa menjadi hubungan adik kakak yang akrab sekali. Suatu hari saya pulang ke Surabaya, dan tak bisa ke Jakarta. Teteh terbang dari Jakarta dan menginap di hotel berbintang lima di kota Surabaya. Saya diminta ke hotel, kamipun cerita dari pagi sampai sore tiada henti. Ada saja yang kami ceritakan. Ada tawa, sampai tangis air mata serta ceria tiada tara. Ha ha ha . . . Itulah kami jika sudah jumpa yang ada kami selalu ceria dan bahagia.

Bersama Teteh di Surabaya hotel berbintang lima 

Begitulah persahabatan saya dengan teman-teman yang merantau di NTT. Meskipun kami bukan satu ikatan darah, tetapi karena kami sama-sama dari Jawa. Akhirnya hubungan kami bagaikan saudara kandung. HP Samsung J7 banyak menyimpan cerita unik yang nyata bagi saya. Ibu Sri teman Diklat instruktur nasional Kurikulum 2013 yang mendorong saya harus beli HP Android, maka Ibu Sri menyampaikan kepada Dr. Diah. “Nduuk, tolong temanku dibantu belikan HP Android yang cocok untuk seorang instruktur nasional”. Maka hari itu juga saya diajak keliling kota Solo jalan-jalan, ke keraton Solo, dan ke pasar yang khusus HP dan Laptop. Beliau pula yang memilihkan HP yang cocok untuk saya sebagai instruktur.

Di luar dugaan saya. HP itu mahal sekali harganya lebih mahal dari harga HP yang saat ini saya beli dengan harga promo Rp. 2.900.000,- (Samsung Galaxy S21 Ultra) warna gold. Ketika itu harga Samsung J7 saya mendekati angka 4 Juta Rupiah. Itupun uang yang diberikan Teteh kepada saya kurang banyak sekali. Saya mengurungkan niat untuk membeli HP Android, tetapi Dr. Diah menyampaikan pesan Ibu Sri yang dipanggilnya Bulek (Mama kecil) sudah pesan kepada saya bu. “Nggak papa ibu beli saja, nanti kalau ada rejeki baru diganti”.

“Mak Jleb”. Rasanya saya mau menangis, kok ada orang sebaik ini ya?... Itulah kisah saya memiliki HP Android pertama kali dengan merk Samsung J7. Hingga hari ini HP itu tak pernah saya servis, karena memori penuh yang kameranya tak bisa saya gunakan. Jika semua foto dan dokumen saya kosongkan. Maka semua akan kembali normal lagi.

Hari ini adalah hari bersejarah bagiku. Saya memiliki HP Android dengan merk Samsung Galaxy S21 Ultra yang di pasaran di bandrol dengan harga kisaran 8 Juta hingga 9 Jutaan. Saya mendapatkannya dengan cara yang unik hanya dengan Dua Juta Sembilan Ratus Ribu saja. Itupun sudah termasuk anti gores dan pembungkus badan HP serta bebas ongkir. Pasti samua heran, kok bisa Samsung Galaxy S21 Ultra bisa di dapat dengan harga semurah itu?...

Begini ceritanya, beberapa hari yang lalu saya mendapatkan sebuah berita tentang pelantikan kepala sekolah di kabupaten Kupang. Berita itu di kirimkan oleh sahabat saya Ibu Mar Due, lewat group KELAS B kelas ketika ibu guru cantik mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang NTT. Dalam berita itu dikatakan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kupang akan melantik kepala sekolah dari SD dan SMP pada bulan Maret 2022. Kurang lebih seperti itu, sebab saya tak membaca isinya. Dari judulnya sudah sangat jelas, nanti pada bulan Maret 2022 akan ada pelantikan Kepala SD dan SMP.

Saya klik, tetapi beritanya tak terbaca, pasti teman-teman suka lihat berita dengan tertutup iklan. Nah, iklan yang menutupi berita tersebut adalah iklan HP Samsung keluaran terbaru hanya 2 Jutaan saja. Siapa yang tak tergiur HP Samsung terbaru hanya 2 Jutaan saja???... Biasanya iklan-iklan yang menutup berita selalu saya klik lalu delete, lalu klik lagi tidak berminat, atau klik pada kata "Tak tertarik pada iklan ini". Ha ha ha ha ha . . .

Kali ini justru iklannya yang saya baca, saya tidak tertarik sama sekali dengan beritanya. Dari atas sampai ke bawah, sampai pada testimoni para pembeli HP yang terheran-heran. Ada 5 testimoni yang telah memperoleh HP Samsung Galaxy S21 Ultra dengan harga 2 Jutaan tersebut. Semua yang memberikan testimoni tersebut merasa ini adalah keajaiban dari Tuhan yang nyata adanya.

Bayangkan saja Samsung Galaxy S21 Ultra yang saya telusuri dengan berselancar di google dengan klik “Harga Samsung Galaxy S21 Ultra” sebagai berikut:

 

Beli Samsung S21 FE 5G Resmi SEIN

Iklan: https://www.samsung.com/

 

Buy Samsung Galaxy S21 FE 5G Now. Start from 374,958/month. 0% Installment. Free Delivery. 32MP Selfie Camera, Dual Recording, 4500mAh Battery, Dynamic AMOLED 2X, 120Hz Refresh Rate. Exynos 2100. All-day Battery. 30X Space...

KUPANG - ROAD AREA, JL. JEND. SUDIRMAN NO. 60, NUSA TENGGARA TIMUR

 

Di bagian bawah iklan terlihat harga Samsung Galaxy S21 Ultra antara Rp. 8.999.000,- sampai dengan Rp. 9.999.000,-  iklan lanjutannya adalah harga Samsung Galaxy S21 Ultra saat ini:

 

Beli Samsung S21 FE 5G Resmi SEIN | Samsung Indonesiahttps://www.samsung.com › ... › Galaxy S21 FE 5G

Beli Samsung Galaxy S21 FE 5G garansi resmi, cek spesifikasi dan harga S21 FE 5G di Samsung Indonesia.

7 jam yang lalu. Skor: 4,5 · ‎2 suara · ‎Rp 8.999.000,00 hingga Rp 9.999.000,00

 

 Maka nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan wahai Lilis Ika Herpianti Sutikno???... Malam ini engkau mendapatkan HP Samsung Galaxy S21 Ultra hanya di rumah saja, dengan harga hanya 2 Jutaan saja?... Padahal di luaran sana harga Samsung Galaxy S21 Ultra sangatlah mahal. Rasanya tak sanggup juga saya untuk membelinya. Rasa syukur itu bertubi-tubi saya haturkan kepada Allah Azza wa Jalla yang telah memberikan saya hadiah HP baru NOL kilo meter dengan merk Samsung Galaxy S21 Ultra. Alhamdulillah Ya Allah, Alhamdulillahirobbil’alamiin, terima kasih Ya Rabb…

 

Bersambung . . .

 

Komentar

  1. luar biasa, saya juga punya samsung, tapi dipakai istri, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Om Jay ma kasih, masih berlanjut kisahnya seruu nantinya

      Hapus
  2. Juful nya beda bgt dgn text nya..tp boleh juga menari org untuk melirik karya nya he hr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena lanjutannya belum ada bu... In Shaa Allah malam ini akan berlanjut kisahnya. He he he... terima kasih sudah menanggapi tulisan saya. Terus belajar bu.

      Hapus
  3. Menjaga silaturahmi.. keren bu' guru

    BalasHapus
  4. Saya suka silaturahmi nya bukan hpnya ha..ha..ha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha ha ha . . . Dalam silaturahmi banyak rejeki bu. Semangat yaa

      Hapus
  5. Alhamdulillah, karena hape silaturahim terus berlanjut. Siapa pun yang kenal Bunda pasti akan tergoda ❤️❤️❤️

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUAMI DAN KERIDHOANNYA (K.H. Maimun Zubair)

MENULIS BUKU SEMUDAH MEMBUAT CEPLOK TELUR

KATA SAMBUTAN ANTOLOGI CERPEN