HADIAH ULANG TAHUNKU Bagian 2

 

HADIAH ULANG TAHUNKU Bagian 2

            Tulisan saya kali ini ingin membalas tegur sapa dan silaturahmi sahabat ibu guru cantik melalui blognya kemaren. Terima kasih atas komentarnya dan kritiknya, tulisan saya ini bersambung jadi di bagian awal tak ada kesan hadiah ulang tahun. Sebab ulang tahun saya masih besok tepat 11 Maret 2022. He he he . . .

            Saya memberikan judul “Hadiah Ulang Tahunku”, karena baru besok saya berulang tahun. Jadi tulisan saya ini serangkaian peristiwa yang membuat saya bahagia dengan apa yang telah saya peroleh dengan susah payah dan tiba-tiba ada dihadapan saya. Baiklah saya lanjutkan cerita tentang Samsung Galaxy S21 Ultra.

            Siang tadi sepulang sekolah, saya mengantar sahabat guru muda yang tinggal di sekitar kampus Muhammadiyah kota Kupang. Sesampainya di sana hujan turun deras sekali, saya memilih bertahan karena tidak membawa jas hujan. Saya tunaikan sholat dhuhur, lalu saya baring-baring di lantai bersama anak kos sahabat guru matematika, namanya Bu Selvi.

            Hujan yang deras, membawa saya terbuai dalam mimpi yang panjang hingga terbangun pas adzan asyar berkumandang. Saya bergegas ambil air wudhu dan sholat asyar, ketika hendak pulang hujan kembali turun dengan lebatnya. Saya memilih untuk bertahan dalam kamar kos dan bercerita dengan gadis belia yang mengabdi di SMP Negeri 2 Nekamese dengan honor hanya Rp. 750.000,- saja.

            Honor guru yang baru masuk tahun ajaran baru (2021/2022) ini, sangat memprihatinkan. Teringat dulu saya juga pernah merasakan honor guru dengan jumlah yang minim sekali. Kisah itu terekam oleh wartawan Hidayatullah di sini: https://www.hidayatullah.com/feature/kisah-perjalanan/read/2016/11/21/105790/kisah-seorang-guru-di-ntt-pernah-digaji-15-ribu.html .

            Siang hingga sore hari ini saya nikmati hujan-hujan dan tertidur di kamar kos dekat masjid komplek Universitas Muhammadiyah kota Malang. Sungguh siang hari yang nikmat sekali, tertidur hingga pulas berdua dengan Bu Selvi. Setelah hujan reda saya pamit pulang dan langsung ke pusat pelayanan Samsung di kota Kupang.

            Saya sampaikan niat saya kepada petugasnya bahwa saya hendak instal HP baru saya Samsung Galaxy S21 Ultra. Setelah saya serahkan HP saya, petugasnya melihat kemasan, kardus, dan fisik HP saya. Petugas itu lama sekali memeriksanya. Sambil saya lihat mereka berdecak kagum, heran dan ada rasa kecewa dalam gestur muka yang saya tangkap dari menit ke menit ketika melihat HP saya.

            Setelah semua di periksa, petugas bilang, surat-surat pembelian, garansinya Bu?... Saya ceritakan itu HP beli lewat website Samsung, dengan harga promo. Petugasnya semakin kaget, sambal bicara pelan menyakinkan saya. HP Ibu bagus bahkan sangat bagus, tetapi kami tak bisa melakukan servis di sini tanpa ada surat-surat dan kartu garansi resmi dari SEIN.

            Akhirnya saya pulang, saya lihat surat-surat dalam kardus dan kartu garansinya. Ternyata dalam kemasan kemaren semua yang dibutuhkan kantor layanan Samsung kota Kupang NTT tidak ada. Karena saya memiliki nomor WA petugas layanan Samsung di tempat lain. Maka saya kontak via telpon. Alhamdulillah direspon dengan cepat.

            Saya ceritakan bahwa semua surat-surat nya tidak ada. Lalu mereka minta bukti rekaman video ketika menerima barang pertama kali. Alhamdulillah kalau rekaman videonya ada lengkap. Semoga besok ada titik terang untuk saya bisa segera menggunakan HP baru saya Samsung Galaxy S21 Ultra. Aamiin….

Video 1

Video 2

Bersambung . . .




 

 

Komentar

  1. Bunda, saya penasaran nich kenapa hapenya??? Tidak sabar untuk menunggu sampai esok 😊

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUAMI DAN KERIDHOANNYA (K.H. Maimun Zubair)

MENULIS BUKU SEMUDAH MEMBUAT CEPLOK TELUR

KATA SAMBUTAN ANTOLOGI CERPEN